HMJ Farmasi Paracelsus
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Farmasi Paracelsus
Universitas Muhammadiyah Malang

Home

          Program Studi Farmasi berdiri pada tanggal 6 November  2006 dan  masih bergabung dengan Fakultas Kedokteran. Pada tahun 2009 prodi Farmasi dilepas dan bergabung kedalam Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Program studi ini menggandeng Fakultas Farmasi Universitas Airlangga serta bergabung sebagai Anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia sebagai mengembangan kualitas pendidikan yang berstandard.

          Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi berdiri pada tahun  2009, ketika penggabungan Prodi Farmasi dengan FIKES. HMJ di bentuk oleh ketua jurusan farmasi dengan mengacu atas keputusan rektor UMM dengan surat keputusan nomor E.6.m/518.UMM/VII/2002, tentang ketentuan-ketentuan pokok pedoman pembinaan lembaga kemahasiswaan.  Adapun dibawah ini adalah  nama-nama ketua yang pernah menjabat dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi UMM hingga saat ini:

NO ANGKATAN NAMA PERIODE
1 2007 Rizal A. 2009 - 2010
2 2008 Zulkarnain Ismail Marzuki 2010 - 2011
3 2009 Gaya Tri Pratiwi 2011 - 2012
4 2010 Raka Anggara Saputra 2012 - 2013
5 2011 Yunus Ilhami 2013 - 2014
6 2012 Andhika Wahyu Alfarizi 2014 - 2015
7 2013 Nur Muhammad Aminullah 2015 - 2016
8 2014 Ari Nugroho Saputro 2016 - 2017
9 2015 Syahrul Falah Rachmadani 2017 - 2018


          Adapun Visi & Misi dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi "PARACELSUS" UMM ini, yakni :

Visi :
Mewujudkan HIMFA UMM yang berdikari, berprestasi, dinamis, dan berkarakter dalam rangka membentuk kader-kader bangsa yang mampu menyatakan kebenaran dan tidak hanya membenarkan kenyataan sehingga melahirkan mahasiswa farmasi yang cerdas dan berbudi pekerti mulia”.

Misi :   1.    Meningkatkan kualitas keagamaan mahasiswa kepada Tuhan yang Maha Esa

2.   Menjadikan wadah mahasiswa farmasi untuk menyampaikan aspirasi-aspirasinya dan berusaha mewujudkannya melalui program kerja yang inovatif dan berkesinambungan.

3.    Menjadi sarana pengembangan mahasiswa dalam bidang akademik maupun no-akademik.

4.    Meningkatkan peran serta mahasiswa dalam pengembangan.

          HMJ Farmasi lebih akrab dengan singkatan HIMFA dan memiliki nama brand Paracelsus. Paracelsus sendiri diambil dari nama seorang ilmuan: Philipus Aureolus Theophrastus Bombastus von Holenheim pada 11 November atau 17 Desember 1493 – 24 September  1541 adalah seorang dokter abad pertengahan, ahli botani, alkemis, astrolog, dan oktulis umum. Ia mendirikan toksikologi. Ia juga dikenal sebagai revolusioner untuk bersikeras pada penggunaan pengamatan alam dari pada melihat teks-teks kuno, dalam perbangkangan terbuka dan praktek medis radikal pada zamannya. Psikologi modern sering juga kredit dia menjadi yang pertama untuk dicatat bahwa beberapa penyakit berakar pada penyakit psikologi. Kepribadiannya keras kepala dan independen. Dia tumbuh lebih frustasi dan pahit saat ia menjadi lebih diperangis sebagai seorang reformis. Salah satu pernyataan Paracelsus menyatakan “ semua subtansi adalah racun; tiada yang bukan racun. Dosis yang tepat menbedakan racun dari obat” pada tahun 1546 Paracesus telah diletakkan dasar penilaian toksikologi dengan mengatakan bahwa dosis menentukan apakah suatu zat kimia adalah racun (dosis sola facit venenum). Pernyataan Paracelsus tersebut sampai saat ini masih relevan. Sekarang dikenal banyak faktor yang menyebabkan keracunan, namun dosis tepat merupakam faktor utama yang paling penting. Keyakinan yang sangat kuat untuk Farmasi berdiri sendiri, membuat gebrakan yang sangat luar biasa. Oleh karena itu kami sebagai Himpunan yang  mewadahi mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang ingin seperti Beliau. Berdiri di kaki sendiri, membentuk kemandirian dan  independen. 

Shared: