HMJ Farmasi
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Farmasi
Universitas Muhammadiyah Malang

Biaya Penelitian Obat di Indonesia Masih Minim

Author : Administrator | Minggu, 12 Maret 2017 15:28 WIB

Biaya Penelitian Obat di Indonesia Masih Minim

 

Biaya Penelitian Farmasi di Indonesia Masih Sangat Kecil

Untuk menghasilkan produk farmasi asli Indonesia membutuhkan banyak tahapan yang harus dilalui. Padahal untuk urusan bahan baku, negara ini memiliki kekayaan alam yang seharusnya bisa dimanfaatkan dan tidak digunakan oleh negara lain. 

Ketua Umum Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, dr Sangkot Marzuki, turut mengungkapkan kelemahan yang masih terjadi di bidang pengembangan IPTEK untuk meneliti bahan baku di Indonesia.

"Hampir tidak ada penelitian mendasar yang menghasilkan ilmu pengetahuan, yang banyak sekarang penelitian itu dilakukan untuk kenaikan pangkat. Ditambah dana dari pemerintah hampir tidak ada. Padahal, penelitian mendasar benar-benar penting untuk Indonesia," kata Sangkot dalam acara "Inovasi Teknologi dan Riset Sektor Farmasi, Percepat Swasembada Obat" di Cikarang, Jawa Barat, ditulis Jumat (28/10/2016).

Menurut Prof Sangkot, bidang bioteknologi dalam penelitian adalah revolusi industri selanjutnya. Ia pun mengatakan bahwa untuk memajukan suatu industri seperti bidang farmasi ini, suatu keilmuan harus selalu berkembang.

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image